Perempuan Berpolitik

  • “Berdamai” dengan Israel? (2)

    Kesalahkaprahan istilah “berdamai” dalam isu Israel-Palestina, sudah saya bahas di bagian pertama. Sekarang kita bahas “normalisasi.” Mengapa ada pihak yang mendorong Indonesia “menormalisasi” hubungan dengan Israel? Mengapa dipakai kata “normal”? Kalau dalam teori resolusi konflik, normalisasi artinya mengembalikan hubungan diplomatik,… Continue reading

  • Pakar : Wahabisme Sumber Doktrin Perpecahan Umat

    Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COM – Pakar “Wahabisme, Sumber Doktrin Perpecahan Umat”, Dina Yulianti Sulaeman dalam wawancaranya dengan Tehran Times, sebuah media berbahasa Inggris paling terkemuka di Iran mengatakan bahwa Wahabisme “tidak mendorong pemikiran rasionalis”. “Doktrin yang dikemukakan Wahabisme adalah purifikasi dan takfirisme. Doktrin-doktrin… Continue reading

  • Kemerdekaan yang Tidak Bisa Dicapai dengan Cuitan Keprihatinan

    Empat puluh empat tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 1977, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan tanggal 29 November sebagai Hari Solidaritas Internasional dengan Rakyat Palestina. Ketetapan yang dikukuhkan oleh Resolusi PBB No. 32/40 B ini mengawali peringatan di tahun-tahun… Continue reading

  • Dr. Ang dan Tragedi Sabra-Shatila

    Tanggal 16-18 September 1982 terjadi pembantaian di kamp pengungsi Palestina di Beirut, Sabra Shatila. Pelakunya, milisi Kristen Lebanon (Phalangis) dan tentara Israel. Sekitar 3500 orang warga sipil di kamp itu tewas dibantai secara sadis. Dr. Ang adalah seorang penganut Kristiani,… Continue reading

  • Perempuan-Perempuan Palestina

    Ketika Barat (dan banyak orang lainnya, termasuk orang Indonesia) sedemikian khawatir tentang nasib perempuan Afghanistan, nasib perempuan Palestina terlupakan. Bahkan saya pun, sudah lama tidak menulis soal Palestina, meskipun tentu saja, saya selalu mengikuti perkembangan di sana. Saya ingin menceritakan… Continue reading

  • Beda Antara Islamic Emirate of Afghanistan (IEA) dan Islamic Republic of Iran (IRI)

    IEA memang masih belum jelas bentuknya, semua masih ‘sementara’, jadi kita memang masih wait and see. Sementara itu IRI sudah terlihat bentuk dan hasilnya (bisa diukur dengan parameter yang diakui internasional, misalnya Human Development Index dan berbagai data statistik). Tapi,… Continue reading

  • Puzzle Afghanistan

    Karena saya punya ketertarikan khusus pada jurnalis perempuan di kawasan perang (pernah saya tulis https://www.facebook.com/watch?v=1180457479100579), saya terus ngepoin IGnya Charlotte Bellis (Aljazeera). Hari ini dia posting foto dengan para Taliban di bandara Hamid Karzai, Kabul. Pakaian dan sepatu yang dipakainya… Continue reading

  • Jurnalis Perang Perempuan

    Saya sering salut pada jurnalis perang perempuan. Dulu, saya pernah ingin seperti mereka, terjun langsung ke medan-medan perang. Tapi jalan hidup saya sesuatu yang lain lagi. Tentu saja, tidak semua jurnalis perang layak dipuji karena ada juga yang memberitakan propaganda… Continue reading

  • Kata Pengantar untuk Buku tentang Sang Penumpas ISIS

    Beberapa bulan yang lalu, buku ini terbit. Ini buku terjemahan, dan saya diminta menuliskan kata pengantar. Saya terlewat untuk mengabarkannya di FP ini. Karena kemarin artikel saya yang mereview posisi hukum internasional terhadap pembunuhan yang dilakukan oleh AS terhadap Jend… Continue reading

  • Untuk teman-teman yang berminat membaca artikel ilmiah, berikut ini tulisan saya (artikel jurnal) yang membahas “Review Hukum Internasional terhadap Pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani.” Terjemahan abstrak: Hukum internasional dibentuk oleh komunitas global untuk menetapkan aturan hukum, norma, dan standar perilaku antara… Continue reading