kajian timur tengah

  • Kata “apartheid” biasanya identik dengan Afrika Selatan. Kata ini memang berasal dari Afrika Selatan, yang bermakna pemisahan atau segregasi. Pada tahun 1948, Afrika Selatan secara resmi menerapkan sistem pemerintahan apartheid yang memisahkan kehidupan sosial, ekonomi, dan politik berdasarkan ras. Kaum… Continue reading

  • Jawaban Untuk ZSM Penyembah Israel (2)

    Jawaban bagian ke-2 saya gabung aja sekalian dalam podcast Serial Kajian Timur Tengah. Buat yang ketinggalan berita.. jadi ceritanya gini, ada akun yayasan pendukung Zionis di Indonesia; mereka orang Indonesia asli tapi fanatik membabi-buta membela Israel, membuat video ngawur membantah… Continue reading

  • Jawaban Untuk ZSM Penyembah Israel (1)

    Ada akun pendukung Zionis di Indonesia; dia orang Indonesia asli tapi fanatik membabi-buta membela Israel, membuat video ngawur membantah pernyataan saya. Istilah untuk orang macam ini adalah ZSM (Zionis Sawo Matang). Saya akan jawab satu-satu ya. Pertama, si ZSM koplak… Continue reading

  • Dalam episode ke-4 ini saya akan menunjukkan cara memverifikasi data. Ketika di media atau medsos, beredar info-info hoax seputar “Assad membantai rakyatnya sendiri” dll, bagaimana cara memverifikasinya? Di video ini ada satu caranya, yaitu mewawancarai pihak yang berbeda. Yang bilang… Continue reading

  • Perang Rudal Suriah-Israel

    Setelah ISIS dan kelompok-kelompok teroris lain di Suriah berhasil dikalahkan (tapi milisi teroris masih bercokol di Provinsi Idlib, dilindungi oleh militer Turki), Israel memulai serangan-serangan bom ke Damaskus. Sebelumnya, sudah ada ratusan serangan bom ke Suriah oleh Israel. Sebagian besar… Continue reading

  • Di luar sana banyak orang yang menganalisis konflik Timur Tengah semaunya, dilandasi oleh afiliasi politik/agama. Istilahnya, analisis yang “halu” (berhalusinasi). Nah, apa bedanya antara analisis halu dengan analisis yang dilandasi teori Hubungan Internasional? Silakan simak dalam podcast ini Beberapa waktu… Continue reading

  • “GHOUTA Timur Digempur, Suriah Kembali Berdarah-darah”.

    Demikian judul kampanye pada laman website resmi organisasi kemanusiaan berbasis di Jakarta, Aksi Cepat Tanggap (ACT). Dalam kampanye bertanggal 21 Februari itu, ACT menyatakan, sejak 19 Februari (2018), militer Suriah membombardir daerah pinggiran Ibukota Damaskus itu dan mengakibatkan sediktnya 250… Continue reading

  • Tulisan terbaru sayaBiden dan Kebijakan Luar Negeri AS di Timteng. https://fixindonesia.com/…/cb3c830a-d715-4a10-b9c2… Continue reading

  • AS cuma memberi label teroris pada Al Nusra dan ISIS. Bagaimana dengan milisi-milisi lain di Suriah, seperti Free Syrian Army, Jaysh al Islam, dll (yang sering disebut “mujahidin” oleh para pendukungnya di Indonesia)? Apa yang membedakan antara teroris dan bukan… Continue reading

  • Omongan Ihsanul Faruqi, orang-orang Golden Future, Misi Medis Suriah, Tengku Azhar, Fauzi Baadilla, dll… intinya cuma satu: sedang membela diri, menyatakan TIDAK mendukung terorisme. Lalu siapa milisi bersenjata yang ada di Aleppo, Idlib, Ghouta, dll itu? Oh, itu sih “mujahidin”… Continue reading