Ekonomi Politik Global
-
Seandainya ini foto dari Teheran (atau Damaskus)…
Kalau kejadian ini (aksi protes, dihadapi dengan gas air mata) terjadi di Teheran, seorang so called “pengamat Timur Tengah senior” , akan segera menulis di koran terkemuka: inilah kegagalan rezim Mullah! Dia pernah menulis, “Ideologi kubu konservatif dapat dikenali dari… Continue reading
-
Rohingya, Yaman, dan Para ‘Jihadis’ (2)
Di antara para pembaca tulisan bagian (1), ada yang masih salah paham maksud tulisan saya. Ada yang salah paham karena sentimen agama (seolah-olah, dengan membahas keterlibatan korporasi dalam konflik Myanmar, artinya anti Islam karena tidak peduli pada Rohingya), ada yang… Continue reading
-
Rohingya, Yaman, dan Para ‘Jihadis’ (1)
Rupanya, meskipun sudah membuat 5 tulisan, masih ada hal penting yang belum saya bahas, yaitu keberadaan “jihadis” Rohingya di Myanmar. Saya masih belum sempat meneliti mendalam tentang ARSA (soalnya, saya pengamat Timteng, bukan Asia Tenggara). Tapi dari pernyataan resmi pemerintah… Continue reading
-
Rohingya dan Analisis Geopolitik & Ekonomi-Politik
Beberapa kali saya tulis (baik di FB, FP, maupun buku), dalam menganalisis konflik itu ada 4 faktor yang harus diteliti, dua di antaranya yang terpenting adalah trigger (pemicu) dan pivot (akar). Dua faktor ini sering dicampuradukkan, yang trigger dianggap sebagai… Continue reading
-
Tentang Palestina (3): Mengapa Orang Indonesia Harus Membela Palestina?
Alasan 1: Nasionalisme Indonesia Para pembela Israel berkulit sawo matang terus mengulang-ulang narasi bahwa “Yang teroris adalah orang Arab Palestina, yang jadi korban adalah Israel.” Persis seperti yang dikatakan Obama berulang-ulang selama ia menjadi Presiden AS, “Amerika berkomitmen pada keamanan… Continue reading
-
Buat Imperium, Demokrasi Itu Cuma Jualan
Sejatinya, akar konflik di dunia ini memang muncul akibat kerakusan para pemilik kapital global. Mereka ini sering diistilahkan sebagai ‘imperium’, atau sering juga langsung disebut “Amerika” [sebagai negara representasi imperium, negara yang paling depan menjalankan proyek-proyek Imperium] atau “Barat”. Saya… Continue reading
-
Para Pemakan Bangkai
Pada Juni 2013, Presiden Obama akhirnya menandatangani persetujuannya untuk mengirim senjata kepada ‘pemberontak’ Suriah (atau ’mujahidin’, atau teroris, silahkan pilih istilah yang mau dipakai).[1] Sebenarnya Obama sangat ragu-ragu dalam hal ini, namun tekanan dari para pengkritik, sejumlah penasehat, bahkan mantan… Continue reading
-
Petani Kendeng dan Ideologi Pertanian Kita
(1) Sebelum Berdebat, Lihat Dulu Akar Masalahnya Sore ini untuk pertama kalinya saya bergabung dengan aksi Kamisan, dengan mengenakan baju dan kerudung hitam. Acara ini diawali dengan membaca doa untuk Yu Patmi, petani penolak pabrik semen, yang meninggal dunia hari… Continue reading
-
Neoliberalisme dan Timteng
Dari tulisan sebelumnya (Dari Jabar ke Palestina, Suriah, Lalu Balik ke Indonesia), muncul komentar-komentar yang khas banget, yang sebelumnya sudah sering saya baca. Ini saya tulis dengan kalimat saya sendiri: “Ya memang demikianlah cara kerja kapitalisme! Wajar dong kalau mereka… Continue reading
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.