dinasulaeman
-
“Catatan Lapangan”: Waspadai Pengulangan Skenario Suriah
Dear netizen. Berikut ini saya sampaikan sedikit catatan “lapangan” [yaitu lapangan medsos :)] soal perkembangan mencurigakan yang saya dapati akhir-akhir ini. Saya flash back dulu ya, biar paham konteksnya. Begini, sejak Perang Suriah dimulai, ada satu faksi (di dalamnya ada… Continue reading
-
Mengkritisi Kalimat-Kalimat Film Jejak Khilafah di Nusantara
Karena nanti siang ada webinar “Jejak HTI dan Klaim Khilafah di Nusantara”, saya “iseng” menulis catatan kritis atas kalimat-kalimat di beberapa menit film ini (capek atuh kalau semuanya). Tapi kalimat-kalimat awal ini penting, karena di sinilah premisnya. Saya ingin menunjukkan:… Continue reading
-
Webinar “Jejak HTI dan Klaim Khilafah di Nusantara”
Live streaming di channel Youtube “Sang Khalifah” Senin 31 Agustus, mulai 14.00 WIB. Pembicara: Makmun Rasyid (penulis “HTI Gagal Paham Khilafah”) Dr. M. Imdadun Rahmat (penulis buku “Arus Baru Islam Radikal”) A. Ginanjar Sya’ban (peneliti naskah Nusantara dan dosen… Continue reading
-
Dulu, waktu Perang Suriah masih panas-panasnya, acara-acara diskusi atau bedah buku saya (Prahara Suriah atau Salju di Aleppo) berkali-kali dapat ancaman (dipaksa bubar) oleh ormas-ormas pro “jihad” Suriah. Dan… organisasi yang bersedia dimintai tolong dalam berbagai kejadian tersebut, ya Banser.… Continue reading
-
Siapa sih yang Antidemokrasi?
Baru kemarin saya nulis soal “apakah kekuatan demokrasi boleh melawan kekuatan antidemokrasi?” eeeh..pagi ini baca berita yang judulnya mengutip Ustad Bachtiar Nasir (UBN), yang mengata-ngatai “orang yang tidak menghendaki Habib Rizieq Shihab (HRS) pulang” sebagai “kaum antidemokrasi”. Pertama, untuk para… Continue reading
-
Tulisan saya dimuat di web “sangkhalifah.co”
Ini website yang aktif memberi pencerahan dan konter narasi terhadap ideologi khilafah ala HTI dkk. https://sangkhalifah.co/2020/08/23/bolehkah-demokrasi-melawan-anti-demokrasi/ Continue reading
-
Bolehkah Demokrasi Melawan Antidemokrasi?
Karena sempat ada kehebohan soal aksi terbaru kelompok pro-khilafah yang bikin film -yang isinya banyak mendistorsi sejarah Nusantara- saya jadi teringat pada pertanyaan “apakah demokrasi boleh melawan kelompok antidemokrasi?” [saya bilang “sempat” heboh, karena kemudian diskusinya tenggelam oleh riuhnya pembahasan… Continue reading
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.