
Saya berasal dari keluarga Muhammadiyah, dan masjid keluarga saya di kampung juga ikut Mhd dalam penetapan awal Ramadan & 1 Syawal. Mhd biasanya sholat ga pakai qunut, tapi saat mudik Lebaran, saya dapati, masjid kami baca Qunut Nazilah untuk Palestina.
Dalam perjalanan darat pulang ke Bandung, kami menginap di hotel yang sebelahan dg sekolah NU, pagi ini saya dengar guru & siswa membaca Sholawat Badar dan doa untuk Palestina. Ulama NU sejak thn 1930-an sudah mengajarkan pembelaan pada perjuangan Palestina kepada umat, saat itu Indonesia masih dijajah Belanda, Palestina dijajah Inggris.
Solidaritas umat Muslim Indonesia pada bangsa Palestina sangat kuat. Yang terganggu dg situasi ini adalah Zionis internasional, termasuk zionis sawo matang. Mereka dg berbagai cara berusaha memunculkan perpecahan umat, termasuk dg menyebarkan pemikiran takfiri (suka mengkafirkan sesama Muslim). Tentunya, ini dilakukan dg memanfaatkan segelintir Muslim yg mau ditipu & dibayar.
Karena itu, TOLAK sikap takfiri, demi menjaga keutuhan bangsa kita sendiri, juga demi memperkuat front pembelaan pada Palestina. Tetap #FreePalestine
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.