Pertanyaan itu, untuk kesekian kalinya, saya dengar. Padahal sudah 6 bulan berlalu sejak 7 Oktober. Karena kemarin nanyanya bukan ke saya, saya ga jawab. Saya jawab di sini aja.

Kemungkinan, pertanyaan seperti ini muncul dari mitos “kecanggihan” Mossad. Dulu, pernah ada yang komen “Intelijen Israel itu sangat canggih.. daun jatuh aja tau!” Mitos seperti itu, kemudian, diramu dengan teori konspirasi, “Israel sengaja membiarkan Hamas menyerang, supaya… bla..bla..”

PADAHAL, sejak awal sudah ada pengakuan dari intel Zionis sendiri, bahwa, mereka memang LENGAH dan gagal mendeteksi akan ada serangan 7 Oktober. Ini saya copas berita tanggal 14 Oktober:

Penasihat Keamanan Nasional Tzachi Hanegbi mengatakan pada konferensi pers pada hari Sabtu bahwa dia mengakui “kesalahan” dalam evaluasi intelijen yang mengarah pada serangan signifikan Hamas akhir pekan lalu, yang membuat rezim lengah.

“Ini kesalahan saya, dan ini mencerminkan kesalahan semua pihak yang melakukan penilaian (intelijen),” kata Hanegbi ketika ditanya tentang pernyataannya baru-baru ini yang memperkirakan tidak akan ada pembalasan dari Hamas.

“Kami sangat yakin bahwa Hamas mengambil pelajaran dari” perang terakhirnya dengan “Israel” pada tahun 2021, tambahnya.

Pesan saya: sudahlah, ga usah terlalu percaya pada mitos-mitos kehebatan Israel; seolah-olah orang Palestina ga mungkin punya teknologi yang bisa mengacak-acak intel Zionis [ingat ada Iran di belakang para pejuang Palestina yang sukarela memberikan teknologi ke mereka; seperti diakui Yahya Sinwar.]

Khusus untuk orang Indonesia, ada tuh yang sedemikian terpesona sama kehebatan teknologi Israel sehingga mendukung normalisasi Indonesia-Israel supaya dapat akses ke “teknologi canggih” Israel. Jadi orang tu jangan mental inlander banget lah, biasa aja.

[1] Berita tentang pengakuan intel Zionis yang lengah https://english.almayadeen.net/…/israeli-advisor-admits…

[2] Berita tgl 8/2/2024 tentang pejabat intel Zionis yang mundur karena mengaku lalai sehingga Hamas bisa menyerang 7 Oktober: https://www.jns.org/idf-officer-first-to-resign-over-oct…/

[3] Berita 13/3/2024 tentang pejabat top intel yang akan mundur akibat kegagalan mengantisipasi serangan 7 Oktober https://www.timesofisrael.com/report-top-idf…/

[4] Rekaman seminar internasional kemarin: https://www.youtube.com/watch?v=XClQLYj3blU

dinasulaeman Avatar

Dipublikasikan oleh