https://web.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/377515755205025

Ari Untung Representasi Surah “Al Maun” (?)

Mumpung Ramadhan, jadi saya agak lebih rajin mengaji, saya renungi Surah Al Maun, isinya:

Ayat 1: Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?

Ayat 7: [yaitu] dan melarang memberikan bantuan

Ada yang menerjemahkan “dan enggan memberikan bantuan” tetapi kata “يَمْنَعُوْنَ berasal dari kata منع yang artinya “melarang, mencegah, menghalangi.” Dengan demikian terjemahan yang tepat:

“Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?… … [yaitu] dan mereka yang melarang/mencegah/menghalangi bantuan.” (Al maun artinya “bantuan”)

Nah, Podcast Ari Untung berjudul “Sandiwara Houthi Menyerang Israel” membuat saya teringat pada surah Al Maun ini. Di podcast itu Ari Untung gegayaan pakai vest “PRESS” – halo Dewan Pers/AJI… sepertinya Anda harus menegur orang ini. Ari bersama narsumnya, memfitnah Houthi (dan Iran), dibilang sandiwara saja membantu Palestina.

Yang dilakukan Houthi [tepatnya; militer negara Yaman, militer resmi, karena pemerintah Yaman itu berfungsi dan berdaulat, dan terdiri dari banyak faksi; Houthi itu nama klan/suku; memang ada tokoh-tokoh dari klan Houthi, tapi tidak semua) ADALAH MEMBANTU PALESTINA. Tapi, caranya bagaimana?

YANG KITA SAKSIKAN: Angkatan Laut Yaman MEMBLOKADE KAPAL-KAPAL yang membawa LOGISTIK untuk Israel. Sebagai akibat dari kenekadan ini, Yaman dibombardir jet-jet tempur AS dan Inggris (banyak warga sipil yang gugur dan terluka).

Artinya, ini BANTUAN NYATA UNTUK PALESTINA. Tidak bisa dipatahkan dengan omongan sok-sokan si narsum, “Kalau mau bantu, kenapa ga dibom aja langsung Israel?!”

Untuk mengebom langsung ke Israel, mungkin, secara strategis belum waktunya, atau mungkin belum memadai rudalnya; itu urusan militer Yaman sendiri, yang lebih paham sikon. TAPI, siapapun tahu, perang itu butuh LOGISTIK. Kalau logistik Israel diputus, dalam waktu singkat, Israel akan mengibarkan bendera putih.

Tapi, Israel masih bisa aman karena Saudi, UAE, dan Jordan, justru mengamankan jalur darat suplai logistik ke Israel. Jadi, Arab-Arab ini memang tidak kompak ya. Tapi, mengapa yang dijulidin justru negara yang jelas-jelas berusaha memblokir logistik?

Panjang lagi kalau bicara Iran, bagaimana pengorbanan Iran selama ini gara-gara membantu perjuangan bersenjata Palestina (antara lain: disebut negara pendukung teroris dan dikenai sanksi ekonomi oleh AS).

Biarlah Yahya Sinwar (pimpinan Hamas) saja yang bicara. Tonton kompilasi video ini, dengarkan, Sinwar blak-blakan berterima kasih pada Republik ISLAM Iran (Islam-nya disebut jelas oleh Sinwar). Di akhir, ada video dirilis resmi oleh media Hamas, disebutkan bahwa serangan mereka dihadiahkan untuk Ansharullah (faksi politik terkuat di Yaman) dan pimpinannya, Abdul Malik Al Houthi.

Penutup:

Membela Yaman dan Iran dalam konteks PALESTINA tidak bisa DIHINA/DITUDUH/DICACI sebagai SYIAH. Ini sih cara pikir Wahaboy. Ketika fokusnya adalah MEMBANTU PALESTINA, maka, bantuan darimana saja, harus didukung.

Apa tujuan memfitnah Yaman dan Iran? Supaya tidak ada yang mendukung mereka kan? Nah, kalau mereka menjadi lemah, tidak ada yang mau kerja sama ekonomi dengan mereka, kan mereka juga kesulitan melanjutkan bantuan ke Palestina. Artinya, memfitnah mereka yang benar-benar membantu Palestina, sama dengan MENGHALANGI BANTUAN itu.

Yang kenal Ari Untung, tolong sampaikan tulisan saya ke dia. Semoga tercerahkan, kan dia soleh dan rajin mengaji.

Btw, saya juga mau bikin podcast yang detil menjawab berbagai pernyataan di podcast Ari Untung itu, tentu dari aspek geopolitiknya. Tunggu ya!

dinasulaeman Avatar

Dipublikasikan oleh