[Bela Palestina, tapi kok pro-teroris Al Qaida?]

Saya sudah berkali-kali menulis soal ini, tapi ini ada tweet yang bagus untuk dijadikan contoh kasus lagi.

Jadi gini, si ibu ini bernama Rashida Tlaib, dia anggota Parlemen di AS, orang turunan Palestina (lahir di AS), selama ini bersuara membela Palestina. Gara-gara itu dia dibully oleh sesama politisi AS yang pro-Israel, bersama media dan netizen Zionis.

Tapi… anehnya, untuk Suriah, dia malah mengusulkan “Resolusi Keadilan untuk Suriah,” yaitu agar PBB menyeret Presiden Suriah, Bashar Assad ke Mahkamah Kejahatan Internasional. Alasannya, kata Rashida, di Suriah sudah terbunuh 600.000 orang.

Tweet Rashida dibalas oleh Dan Cohen, seorang jurnalis YAHUDI asal AS, tapi Pro-PALESTINA. Kata Cohen:

Rashida Tlaib bersekutu dengan Israel, yang secara rutin mengebom Suriah, dan saat ini melakukan genosida keji terhadap warga Palestina. Suriah merupakan TOKOH KUNCI dalam kekuatan kontra-hegemoni di kawasan, yang mampu menantang Israel secara militer.

Maksud Cohen -sama seperti yang selama ini saya tulis- ISRAEL & AS justru yang mendalangi pembantaian di Suriah. Siapa sih 600.000 orang yang tewas di Suriah sejak 2012-sekarang itu? Mari kita break down:

(1) Siapa yang dibantai di Suriah? >>>Warga sipil Sunni, Syiah, Kristen

(2) Siapa yang membantai? >>> TERORIS, dari berbagai kelompok, tapi kalau dilihat geneaologinya, semuanya anak-cucu Al Qaida, misalnya, Al Nusra/Hay’at Tahrir Al Sham, Turkistan Islamic Party [orang-orang Uyghur yang jauh-jauh ke Suriah untuk “jihad”], dll. Bahkan teroris yang berhaluan Ikhwanul Muslimin pun (misalnya, Jaish Al Islam; mereka disebut “mujahidin” oleh simpatisannya) di lapangan juga beraliansi dengan Al Qaida ini.

Jadi…, umumnya mereka semua disebut Al Qaida & ISIS. [ISIS dibedakan dari Al Qaida, meski akar pemikirannya sama]

(3) Apakah ada teroris Al Qaida & ISIS yang terbantai? Ya, ada. Di dunia ini, adakah negara dimana ada teroris bercokol tapi yang militernya DIAM saja? Jelas tidak ada!

[Para teroris ini sekarang sebagian besar bercokol di Provinsi Idlib, berbatasan dengan Turki, bersama anak-istri mereka, jadi, saat militer Suriah membombardir Idlib, memang ada anak-anak dan perempuan yang ikut kena bom. Sejak Gaza memanas, para teroris ini bukannya jihad ke Palestina, tapi semakin mengaktifkan serangan bom ke wilayah Suriah.]

Saking kuatnya teroris-teroris Al Qaida & ISIS ini (disuplai dana, senjata, bahkan back up serangan dari AS dan Israel, juga dari negara-negara Teluk dan Turki, plus logistik sumbangan dari -sebagian- rakyat Indonesia), Suriah tidak mampu sendirian melawan mereka. Suriah pun SECARA RESMI minta bantuan Rusia dan Iran dalam perang melawan teroris Al Qaida & ISIS itu.

Nah, balik lagi ke kasus Rashida Tlaib ini. Jelas, dia ini gagal paham soal Suriah (atau memang sejak awal dia pura-pura saja anti-Israel, malu kan, masa turunan Palestina bela Israel].

Gagal paham seperti ini, sayangnya banyak terjadi di tengah masyarakat Indonesia. Contohnya, akun-akun pro-Palestina yang suka marah-marah ke saya, dan ngata-ngatain saya “Syiah,” jika saya menulis tentang teroris Suriah ini. [Karena itu, kali ini, saya sengaja mengutip Dan Cohen, yang jelas bukan Syiah.]

Demikian.

KHUSUS buat kelompok moderat: semoga bisa paham petanya, jadi jangan ragu bela Palestina. Emang ada kok orang-orang yang pro-Palestina tapi di saat yang sama juga pro-Al Qaida dan ISIS. TAPI lebih BANYAK lagi yang anti-teroris, dan konsisten bela Palestina.

# Free Palestine

# Say NO to terrorism AL-QAIDA & ISIS

dinasulaeman Avatar

Dipublikasikan oleh