Perdana Menteri Irlandia Utara, Michelle O’Neill, mengatakan Hamas pada akhirnya akan dianggap sebagai mitra perdamaian di Timur Tengah.

“Dahulu kala, IRA dipandang sebagai organisasi teroris yang tidak dapat diajak bicara oleh pemerintah Inggris dan pihak lain, namun kita tahu apa yang terjadi selanjutnya”, tambahnya. Sumber @QudsNen

Konteks: Hamas dan milisi2 Palestina selalu disebut teroris oleh Barat & Israel.

Negara2 yg berani membantu para pejuang ini, disebut “mendukung terorisme” dan diembargo habis2an. Makanya umumnya bantuan untuk Palestina sifatnya sedekah kemanusiaan belaka, karena jika bantu senjata, resikonya besar.

Contohnya Iran. Meski Iran tidak/belum perang langsung dg Israel, tp Hamas sendiri sudah mengakui bhw mereka tidak bisa punya kekuatan senjata seperti sekarang tanpa bantuan Iran.

Nah, akibat kasih bantuan ke pejuang kemerdekaan, Iran diembargo Barat. Negara2 lain diancam kalau bekerja sama ekonomi dg Iran. Misal, Indonesia mau beli minyak Iran (yg sdh ditawarkan dg harga obral pun), ga berani karena takut disanksi AS.

Tapi, kegigihan perlawanan para pejuang Palestina pada akhirnya akan membuahkan hasil. Israel (&Barat) suatu hari pasti akan terpaksa menuruti tuntutan mereka, yaitu kemerdekaan Palestina [seperti yg terjadi di Irlandia utara].

#FreePalestine

dinasulaeman Avatar

Dipublikasikan oleh