
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan bhw pada pukul 16.00. (EST) 02 Februari, telah melakukan serangan udara di Irak dan Suriah terhadap Pasukan Quds Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran dan kelompok milisi yang berafiliasi. Militer AS menyerang lebih dari 85 sasaran.
Tapi kemudian Al Mayadeen melaporkan bhw semua target itu sdh dievakuasi [kemungkinan, krn sblmnya memang AS sdh kasih pengumuman akan menyerang.]
Lalu, barusan muncul lagi info: kelompok perlawanan Irak menyerang pangkalan AS di Conoco (Suriah).
Jadi gimana? Begini, AS sdh kewalahan menghadapi serangan2 yg dilakukan Poros Resistensi terhadap pangkalan2 militernya di Irak dan Suriah; & bahkan sdh jatuh korban tewas di pihak tentara AS. Masa tdk membalas? Mau ditaruh dmn citra kedigdayaan militer AS?
Tapi, mau benar2 perang all out pun, terlalu berat buat AS krn frontnya trll banyak pdhl ekonomi sdg sulit. Ukraina saja belum selesai, Zelensky terus merengek minta duit. Jadi, ya kasih pengumuman dulu biar ga dibalas.
Sejak awal serangan Israel ke Gaza, AS sdh bilang terbuka, tdk mau membuka front baru. Ini sebenarnya permintaaan AS utk Israel, supaya urusan Gaza segera diselesaikan agar tdk meluas, tp kan Israel tdk mau dengar. Akhirnya, Yaman turun tangan, Hez sjk tgl 8 Okt juga sdh saling serang dg Israel, disusul dg pasukan muqawwama Irak yg mengebomi pangkalan2 militer AS di Irak dan Suriah.
Yg penting dicatat: front Muqawwamah (Axis of Resistance) di Irak&Suriah, dibantu IRGC Iran & Hez Lebanon, dibentuk gara2 ada ISIS [& jihadis2 afiliasi Al Qaida].
Jadi, mrk saling bantu dlm perang melawan ISIS. Anehnya, stlh ISIS kalah, malah AS yg mengebomi milisi2 resistensi ini. Pdhl pemerintah Irak dan Suriah sudah minta agar AS angkat kaki dari negara mrk.
Kini, keputusan AS utk terus bercokol di Irak & Suriah jd bumerang, krn pangkalan2 militer AS yg jadi “samsak”, dihajar terus oleh Poros Resistensi, sbg upaya utk membela Palestina. Logikanya: kalau AS kalah & angkat kaki dari Timteng, tdk ada lg pelindung Israel, dan Palestina bisa merdeka.
Lalu, apa kabar ISIS & afiliasi Al Qaida [Al Nusra (HTS), Turkistan Islamic Party, FSA, dll], genk teror yg ngakunya sedang jihad itu? Oh, mrk doktrinnya: gulingkan dulu pemerintah kafir & sesat di negeri masing2, baru perang lawan AS & Israel. Mrk ini bicara soal Palestina hanya kedok, tp tujuan aslinya, sejalan dg AS & Israel: melemahkan negara2 Muslim supaya ga punya kekuatan membela Palestina. Artinya, mrk ini [sadar atau tdk] sdg bersama front genosida [Axis of Genocide]. Makanya kan kejamnya juga mirip2. Belum lagi kalau dilacak, siapa yg menyuplai duit & senjatanya.
Ps: kalo ada yg pro Palestina tp komennya “syiah” melulu, Anda bisa paham ya, siapa mrk ini. Artinya, jgn menggeneralisasi semua pihak pembela Palestina, apalagi menyamakan pembela Palestina dg teroris. Pahami petanya.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.