Genosida Israel di Gaza sudah sedemikian jelasnya sehingga media2 pro Zionis pun terpaksa berterus-terang (tidak lagi menutupi). Misal, judul berita Reuters ini [terjemahan bebas]:

ISRAEL MENYURUH ORANG GAZA MENGUNGSI, LALU MENGEMBOM AREA DIMANA ORANG GAZA ITU MENGUNGSI.

Jika ada yang masih menolak fakta bahwa Israel melakukan genosida (dan terus berkata “ini gara2 Hamas, Israel hanya membela diri”), artinya: dia sedang mengalami DISONANSI KOGNITIF.

Disonansi kognitif terjadi ketika perilaku dan keyakinan seseorang tidak saling melengkapi atau ketika ia memiliki dua keyakinan yang saling bertentangan. Hal ini menimbulkan perasaan tidak nyaman sehingga ia akan berusaha ‘menghibur diri’ dengan cara:

>>Menghindar: ia enggan membicarakannya, atau mengalihkan perhatiannya dengan pekerjaan lain.

>>Delegitimasi: ia mendiskreditkan orang, kelompok, atau situasi yang menonjolkan disonansi tersebut. Misalnya, ia menuduh pihak lain sebagai ‘tidak bisa dipercaya’

>>Membatasi dampak: ia meyakinkan dirinya sendiri atau orang lain bahwa perilaku tersebut [dalam hal ini, misalnya, bela Israel] adalah sah2 saja dan tidak ada efek signifikan.

[Ini tidak berlaku bagi buzzer yang memang SENGAJA tebar fitnah terhadap bangsa Palestina demi uang.]

dinasulaeman Avatar

Dipublikasikan oleh