


Sejak Jumat pagi 1 Desember, Israel melanjutkan genosidanya di Gaza. Sebelumnya, Menlu AS Blinken yang datang ke Israel, berpesan agar Israel dalam serangannya “melindungi warga sipil.”
Apa yang dilakukan Israel? Untuk menunjukkan “usaha melindungi warga sipil”, Israel menjatuhkan pamflet-pamflet evakuasi ke tengah warga Palestina, isinya kode QR yang mengarah ke peta ini, yaitu area yang perlu “dievakuasi” karena akan dibom Israel.
Bahkan di peta yang warna-warni itu, ada wilayah-wilayah yang diberi warna, nah orang-orang Gaza disuruh memantau secara online, wilayah mana yang akan dibom, lalu silakan pergi dari sana.
Benar-benar absurd: “Kami akan mengebom tanah kalian, kalau mau selamat, angkat kaki dari wilayah ini, ini, ini…”
Tentu saja, peta ini omong kosong saja; faktanya Israel membombardir membabi-buta. Apalagi, sebagian besar warga Palestina tidak punya akses internet, bagaimana mau memantau peta digital itu? Listrik pun amat sangat terbatas (makanya amat banyak RS yang tidak bisa beroperasi lagi karena kehabisan BBM untuk membangkitkan generator listrik).
Ini adalah PETA GENOSIDA.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.