—

[A] Sebelumnya, sejak 21 Oktober media Israel sendiri sudah melaporkan bahwa heli apache Israel yg menembaki peserta festival music; mereka menerima perintah tembak, tapi tidak bisa mendeteksi mana Hamas, mana orang Israel, mereka menembak membabi-buta dan mengakibatkan ratusan orang tewas. Saya sudah tulis soal ini tgl 9 Nov. [link di bwh]
[B] Lalu, Mark Regev diwawancarai oleh Mehdi Hassan, mengakui bahwa mrk merevisi angka korban “pembantaian” Hamas, dari 1400 menjadi 1200, karena ternyata -menurut Regev- 200 di antara jasad yg terbakar itu adalah milisi Hamas.
Ini pernyataan yg menguatkan laporan di atas (bhw Heli apache Israel sendiri yg menembaki orang2 secara random). FAKTA: ada militant2 Hamas yg tewas dlm keadaan jasad terbakar. [1]
[C] Selain ada pembantaian di festival music, juga ada pemabantaian di permukiman khusus Yahudi (Kibbutz). Di sana, tentara Israel juga menembak membabi buta, dan korbannya adalah orang Israel sendiri & militan Hamas. Ini dilaporkan oleh media Israel sendiri, mewawancarai saksi mata (orang Israel).
[D] Nah kemarin.. Haaretz, media Israel melaporkan hasil investigasi polisi Israel; bahwa:
-para militan Hamas tdk tahu ada festival musik; niat awal mereka adalah ke Kibbutz
-heli tempur Israel dari pangkalan Ramat David tiba & menembaki peserta festival; 364 tewas.
JELAS sudah mengapa Netanyahu mengatakan: berbagai pertanyaan [kejanggalan] soal kejadian 7 Okt akan diselidiki “setelah perang.” Dia TAHU dan berusaha menutupinya. [2]
—
[1]https://twitter.com/i/status/1725464800157749598
[2]https://nbcnews.com/…/netanyahu-we-weren-t-distracted…
Utk [A] & [C] bisa cek utas saya: https://twitter.com/dina_sulaeman/status/1722586693231120720
atau: https://web.facebook.com/photo?fbid=897627961925627&set=a.599827751705651
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.