
Anda yang sudah lama mengikuti konflik Suriah pasti sudah “terbiasa” mendapati berita-berita hoaks yang disebarluaskan media, termasuk oleh media besar & terkenal ala-ala BBC, CNN, dan media lokal copy-paste mereka. Untuk Suriah, berita hoax-nya bertujuan memunculkan citra buruk pada pemerintah Suriah [diktator, pembantai rakyatnya sendiri, dll], sehingga seolah sah-sah saja kalau muncul milisi-milisi teror yang angkat senjata; macam HTS, Jaysh Al Islam, Free Syrian Army, dll [yang disebut “moderate rebel” oleh media2 Barat dan media lokal copy paste mereka].
Nah, untuk pertempuran di Ga** berita-berita hoax juga bertebaran; tujuannya, menciptakan imaji bahwa para pejuang Palesti** adalah teroris. Berikut ini video klarifikasinya.
Ingat: bangsa terjajah berhak untuk melawan, dengan cara apapun. Ini antara lain dijamin oleh Hukum Internasional yaitu Resolusi PBB 37/43 tahun 1982. Perjuangan dan perlawanan bangsa terjajah BUKAN terorisme.
Kalian yang masih menyebut milisi perlawanan sebagai teroris, sama saja dengan Belanda dulu yang mengata-ngatai pahlawan kemerdekaan Indonesia sebagai “ekstremis.”
—
MENGAPA SAYA MENYAMARKAN BEBERAPA KATA?
KARENA. postingan saya sebelumnya yang bahas Ga** ditake-down oleh FB; podcast saya yang bahas Ga** juga dihapus oleh Youtube.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.