Mawar Damaskus (Damascene Rose)

Wangi bunga mawar Damaskus tuh beda dari mawar biasa. Zaman covid, saya sempat rajin beli pernah beli essential oil untuk ditaruh di humidifier, konon bisa menghalau vrs di rumah (korban iklan).
Nah, saya pernah beli essential oil mawar Damaskus ini dengan harga mahal. Entah beneran asli apa engga, saya tidak tahu. Saat itu, saya tidak tahu ‘nilai budaya’ dari mawar Damaskus ini.
Suatu hari, saya baca berita bahwa Ibu Negara Suriah, Asma Al Assad, pada 25 Mei 2023 (tepat di hari saya tiba di Beirut) melakukan tradisi memanen mawar Damaskus (Damascene Rose) bersama para petani mawar. Menurut berita itu, ritual memanen mawar dilakukan setiap tahun dan merupakan bagian dari tradisi Suriah sejak ratusan tahun lampau.
Panen mawar yang dilakukan Ibu Asma juga mengundang para istri-istri diplomat. Ibu-ibu KBRI juga hadir. Kata saya dalam hati, duh beruntungnya, bisa foto-foto dengan bu Asma. Kata seorang ibu KBRI ke saya, Ibu Asma cantiik.. banget.
Panen mawar itu dilakukan di desa Al Marah, di pegunungan Qalamoun, di pinggiran Damaskus. Desa Al Marah disebut juga “Desa Mawar Damaskus” dan tradisi memanen mawar dilakukan sejak sebelum matahari terbit.
Produk-produk dari mawar Damaskus ini tersebar ke seluruh dunia. Pada tahun 2019, penanaman mawar Damaskus (Damascene rose) tercatat dalam Daftar Perwakilan Warisan Budaya Takbenda UNESCO (UNESCO Representative List of the Intangible Cultural Heritage).
Jadi, saat saya ke Suriah, saya udah niat banget mau beli sesuatu yang terkait dengan mawar Damaskus ini, entah parfum atau apa. Cuma, karena waktu yang singkat dan banyak acara, saya ga sempat cari-cari.
Saat saya ke Pasar Hamidiyah, udah malam dan suasana gelap karena listrik sangat terbatas di Suriah (akibat perang). Kebetulan ada toko sabun dan serba-serbinya yang masih buka. Saya lihat-lihat, eh nemu spray buat wajah yang dibuat dari sari mawar Damaskus. Langsung beli deh.
Si pemilik toko bertanya, saya dari mana. Lalu, dia kasih bonus sabun yang wangi banget, tapi bukan wangi Damascene rose. Dia bilang, ini kenang-kenangan, supaya saya selalu ingat pada Damaskus. ![]()
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.