“Islam Nusantara dan Upaya Menciptakan Perdamaian Berbasis Agama (Religious Peacemaking): Gagasan Nahdlatul Ulama dalam Menciptakan Perdamaian di Afghanistan”

ABSTRAK: Krisis sosial politik di Afghanistan menunjukkan konsekuensi yang mengejutkan, terutama setelah kembalinya Taliban merebut negara itu setelah digulingkan oleh Amerika Serikat (AS) pada tahun 2001. Masyarakat internasional telah mengupayakan negosiasi damai selama sepuluh tahun terakhir. Padahal, Indonesia telah memainkan peran penting dalam mendamaikan faksi-faksi di Afghanistan dengan melibatkan ormas-ormas keagamaan, dalam hal ini Nahdlatul Ulama (NU). Narasi agama tidak bisa dikesampingkan dalam resolusi konflik karena Taliban menggunakan justifikasi agama dalam tindakan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap narasi keagamaan yang digunakan NU untuk menenangkan faksi-faksi yang berseberangan, termasuk Taliban. Metode penelitian kualitatif yang digunakan adalah wawancara dengan informan kunci dan didukung oleh berbagai sumber. Penelitian ini menemukan bahwa Nahdlatul Ulama telah memberikan kontribusi perdamaian dengan pendekatan keagamaan, yaitu hermeneutika perdamaian dan empathy detachment. Dalam implementasinya, NU menggunakan narasi keagamaan Islam Nusantara. Selain itu, NU juga berhasil menciptakan kapasitas, pembangunan institusi, dan kesepakatan di antara faksi-faksi yang bertikai.

(Info: artikel ini berbahasa Inggris, yang saya tulis di atas, terjemahan judul dan abstraknya)

https://journal.walisongo.ac.id/…/wal…/article/view/8945

dinasulaeman Avatar

Dipublikasikan oleh