Di video ini,
https://web.facebook.com/233756860383910/videos/1495218197304894/
CEO YouTube, Susan Wojcicki, hari Minggu yll dalam wawancaranya dengan CNN, mengatakan:
“Jadi kami membicarakannya sebagai [upaya] meningkatkan informasi yang otoritatif. Kami juga berbicara tentang menghapus informasi yang bermasalah, misalnya. tentu saja, apa pun yang tidak ada landasan medisnya.
Jadi orang-orang berkata, seperti, pakai vitamin C, kunyit, atau sejenis itu – akan menyembuhkan Anda. Itu adalah contoh dari hal-hal yang akan dianggap sebagai “pelanggaran aturan” kami (Youtube). Apa pun yang bertentangan dengan rekomendasi WHO akan merupakan pelanggaran aturan Youtube. Jadi penghapusan (video) merupakan kebijakan sangat penting yang kami ambil.”
Padahal, WHO saja berkali-kali ganti ‘kebijakan’. Misalnya, awalnya WHO bilang, orang sehat ga usah pakai masker. Untungnya banyak pengambil kebijakan yang lebih bijak daripada WHO, misalnya Republik Ceko (saya pernah share videonya di sini), yang mewajibkan masker, masker apa saja (bahkan di sana orang-orang ramai-ramai jahit masker kain untuk dibagikan).[1] Lalu, WHO berubah pikiran, dan menganjurkan publik pakai masker kain.
Lalu, ingat apa yang dilakukan WHO soal virus Flu Burung, berdasarkan kesaksian mantan Menkes Dr. Siti Fadilah Supari di bukunya (terbit tahun 2009, sebelum ada cebong-kampret, jadi tak usah nyinyir mengaitkan dengan politik hari ini). [2]
Kaitkan pernyataan CEO Youtube ini yang akan memblokir video-video yang bertentangan dengan WHO, dengan fakta bahwa donatur terbesar ke dua di WHO adalah Bill Gates, yang sudah mengultimatum bahwa lockdown harus diteruskan sampai 18 bulan lagi ketika vaksin yang dia sedang usahakan (bekerja sama dengan Big Pharma) selesai. [3]
Lagi pula, vit C, kunyit, jahe, dll itu memang bukan untuk MENYEMBUHKAN, tapi membangun antibodi. Karena yang melawan virus di dalam tubuh kita adalah antibodi tubuh kita sendiri. Ini pengetahuan umum dasar dalam menjaga kesehatan keluarga, sejak lama, jauh sebelum muncul Covid.
Mari bedakan “waspada” dengan “ketakutan”. Kita waspada selalu (minum vit C, jahe, dll itu juga bentuk WASPADA), tapi mari tolak penyebaran ketakutan yang sudah overdosis yang disebarkan oleh individu/lembaga yang sangat jelas akan dapat keuntungan besar dari industri kesehatan.
Kepada follower FP ini yang Muslim, selamat menjalankan ibadah Ramadhan, mari berdoa sama-sama, supaya wabah ini segera hilang di muka bumi. Sudah terlalu banyak korbannya, baik korban virusnya, maupun korban kesulitan ekonomi yang diakibatkan virus ini. ![]()
Saya juga mohon maaf setulus hati untuk follower FP ini, terutama mereka yang pernah saya omelin dan judesin di kolom komen.
—
[1] https://www.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/205446787540581/
[2]https://web.facebook.com/…/a.2341431836786…/904523149973941/
[3]https://www.facebook.com/233756860383910/videos/846342665866995/
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.