Kemarin, Putin dan Erdogan bertemu di Moskow. Kesepakatan mereka: semua pihak, termasuk para “jihadis” melakukan gencatan senjata di Idlib. Kita tunggu saja, siapa yang pertama kali mengkhianati. Kemungkinan besar sih milisi teror yang akan ngebom duluan, setelah “amunisi” yang dijanjikan AS datang. [1]

Menarik juga menafsirkan bahasa diplomatik yang dipakai kedua tokoh ini.[2]

Di awal percakapannya, Putin menyatakan selamat datang, dan turut belasungkawa atas kematian tentara Turki. Lalu, Putin mengatakan, “Seperti saya sudah sampaikan kepada Anda lewat telepon, tidak ada, termasuk tentara Suriah, yang mengetahui/menyadari lokasi tentara Anda.”

Secara tersirat, yang dimaksud Putin, “Makanya tentara lo jangan gabung dengan “jihadis” dong.. kan kami sedang mengebomi para “jihadis”, siapa sangka tentara lo bareng sama mereka?”

Sementara itu, Erdogan memulai percakapannya dengan kalimat ini: “Mr President, saya berterimakasih atas sambutan Anda. Sebagaimana Anda tahu, kita akan melakukan pertemuan ini di Turki, tapi karena kesibukan Anda terkait amandemen UU, kami memutuskan untuk menerima undangan Anda dan datang ke sini.”

Secara tersirat, Erdogan ingin menaikkan levelnya. Erdogan tahu, bahwa dunia tahu (kecuali fansnya), bahwa dialah yang inferior, dia yang butuh bantuan Rusia, jadi dia yang datang ke Moskow. Karena itu dia menekankan: gue datang karena elo yang ngundang lho!

——

*Warning: fans Erdogan yang tidak mampu berkomentar seperti manusia normal akan diblokir admin. Kalau Anda punya penafsiran sendiri atas bahasa diplomatik Erdogan dan Putin, sampaikan dengan cara manusia beradab.

[1] https://www.facebook.com/DinaY.Sulaeman/photos/a.234143183678611/884466401979616/
[2] https://southfront.org/putin-and-erdogan-sign-agreement-on-idlib-ceasefire-begins-at-0001-march-6

dinasulaeman Avatar

Dipublikasikan oleh