…akankah dia dituduh sebagai “Syiah” dan “membela Palestina demi kepentingan pribadi” atau “pembela teroris”? [ini adalah tuduhan yang biasa dilemparkan oleh para fans Israel asal Indonesia]

Tidak. Yang saya dapati saat dulu berkunjung ke Jepang, mereka itu santun-santun. Rasanya tidak mungkin menuduh sembarangan, apalagi mengatai “gukguk” kepada lawan debatnya [seperti kelakuan ZSM di sini].

Tapi jurnalis Jepang ini tetap mendapat kritikan, yaitu “Mengapa kamu melakukan hal-hal yang melampaui peran sebagai jurnalis?”

Dia menjawab, “Identitas sebenarnya dari seorang jurnalis adalah menjadi seorang manusia.”

Untuk memahami penjajahan yang dialami Palestina, seseorang memang harus jadi manusia sejati. Hanya manusia sejati yang mampu menemukan inti/hakikat.

Manusia sejati bisa berpikir jernih, tidak terdistraksi oleh fakta parsial (yang sering disodorkan fans Israel) :

-perilaku segelintir elit Palestina yang bermewah-mewah (di komunitas manapun, pasti ada yang korup; pejuang kemerdekaan Indonesia dulu juga ada yang korup; apakah ini membuat perjuangan melawan Belanda jadi salah?)

-adanya hotel mewah di Gaza (padahal itu dibangun pengusaha Barat & Arab Teluk pasca Oslo Agreement dan sudah bangkrut; siapa pula yang mau menginap di penjara terbuka terbesar di dunia)

-adanya sebagian anak Gaza yang obesitas (sedikit googling, Anda akan tahu bahwa penyebab obesitas adalah karbo; dalam keadaan miskin, sumber pangan termurah adalah karbo; hanya orang “kampungan” yang masih percaya mitos ‘gemuk tak pertanda makmur’)

-adanya tentara Israel yang Muslim (padahal, dengan googling atau baca di Fanpage ini, Anda akan tahu mengapa)

-adanya orang Palestina yang antri minta paspor Israel (padahal, dengan googling Anda akan tahu bahwa mereka adalah orang-orang Arab-Yerusalem yang ‘stateless’ [tak punya kewarganegaraan] akibat penjajahan Israel dan menurut ‘Citizenship Law’, Israel wajib memberi kewarganegaraan kepada mereka; tapi kewajiban ini diabaikan Israel.)

Silahkan disimak bagaimana upaya sang jurnalis Jepang ini membela Palestina.

Video ber-subtitle saya pinjam dari FP Cerdas Geopolitik.

Semoga panjang umur pak Hirokawa!

Tentang Ryuichi Hirokawa: https://www.aljazeera.com/…/ryuichi-hir…

simak videonya di link https://www.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/458705327889061/

dinasulaeman Avatar

Dipublikasikan oleh