Pembela Israel yang satu itu (dia nonMuslim), menuduh ibu Menlu Retno sebagai pendukung teroris. Alasannya, Kemenlu mengecam keras serangan oleh tentara Israel kepada warga Palestina yang sedang berdemo di perbatasan Gaza dan Israel.
Kata dia, di antara para demonstran itu ada Hamas, dan Hamas adalah teroris. Artinya pemerintah Indonesia dukung teroris.
Kalaupun bisa kita buktikan bahwa demo itu adalah demo tanpa senjata yang rutin sudah dilakukan bangsa Palestina (demo ‘right of return’, yaitu menuntut hak kembali ke tanah dan rumah mereka yang dirampas Israel) sejak lama bahkan sebelum Hamas didirikan, dia akan cari alasan lain.
Kalau dikatakan bahwa perjuangan kemerdekaan tidak sama dengan terorisme, dia akan sodorkan fakta-fakta parsial. Kalau mentok, dia akan salahkan Nabi Musa.
Pokoknya yang penting Palestina itu salah, Israel harus dibela.
NonMuslim yang satu lagi mengklaim bahwa bendera bintang Daud yang dikibarkan di Papua adalah “lambang tauhid umat Kristen”.
Ketika ada umat Kristiani yang lulusan Seminari (pak Felix) membantahnya dan mengatakan bahwa bintang Daud tidak terkait dengan iman Kristiani, dia ngeles: saya tak pernah sebut ‘iman Kristiani’. DIa mengklaim diri sebagai umat Kristiani taat sambil mencaci saudara seimannya.
Lha kan dia jelas menulis ‘lambang tauhid umat Kristen’. Tauhid itu kan terkait iman?
Mumet?
Lihat Lebih Sedikit
simak video di link https://www.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/438347819924812/