avatar dinasulaemanKajian Asia Barat (Timur Tengah)

Dina Y. Sulaeman

Robert Fisk, jurnalis dari The Guardian secara rutin menyampaikan laporan perkembangan konflik Suriah. Akhir Desember yang lalu, ada yang menarik dalam laporannya. Pemberontak Suriah yang berafiliasi dengan Al Qaida (Jabhah Al Nusra) rupanya telah menghancurkan situs-situs bersejarah. Patung penyair Abu Tammam Habib ibn Aws di Daraa, diledakkan. Patung penyair al-Ma’arri, dipenggal kepalanya. Fisk berusaha menganalisis, mungkin karena syair-syair keduanya dianggap sesat oleh Al Nusra. Patung Harun Al Rasyid di Rakaa pun tak luput dari ‘pembantaian’ mereka, juga makam salah satu sahabat Rasulullah, Hujr ibn Adi di pinggiran Damaskus. Sebatang pohon tua berusia 150 tahun di kota Atmeh pun menjadi korban: ditebang habis. Seorang pemberontak mengatakan kepada wartawan Perancis bahwa pohon itu ditebang karena sudah jadi sesembahan warga. Inilah jihad mereka. Selain menggorok leher orang-orang ‘kafir’ Suriah, mereka pun membasmi patung, makam, dan pohon.

Lalu Fisk menulis, “Tetapi, bukankah ini cerita lama? Bukankah dulu Taliban juga menghancurkan patung…

Lihat pos aslinya 1.039 kata lagi

dinasulaeman Avatar

Dipublikasikan oleh

Categories: