Kalau Anda menelisik, siapa saja donatur lembaga think-tank AS yang terlibat aktif dalam berbagai upaya penggulingan rezim (termasuk di Syria saat ini), Anda akan menemukan nama Rockefeller (dan berbagai perusahan besar yang pro Zionis, bahkan termasuk Coca-Cola dan McDonald). Contohnya, International Crisis Group atau Brooking Institutions.
Rockefeller dan Rothschild adalah dua dinasti pemilik ‘kerajaan’ raksasa, yang menguasai sebagian besar perekonomian dunia sejak tahun 1800-an. Rockefeller berbasis di AS, Rothschild di Eropa. Keduanya sangat berperan dalam penyusunan Federal Reserve Act of 1913 dan memiliki 5 bank yang menguasai mayoritas saham Federal Reserve Bank of New York. Nah, tahukah Anda, hampir 70% emas dunia disimpan di Federal Reserve Bank? Berikut ini foto-fotonya. (klik utk memperbesar)
Darimana mereka dapat emas sebanyak itu? Tentu saja dari jual beli sumber daya alam bangsa-bangsa lain; mereka bayar dengan dollar (kertas), mereka dapat emasnya.
Rockefeller dulu sangat berperan dalam acara ‘bagi-bagi kekayaan Indonesia’ dlm Konferensi Jenewa 1967; salah satu hasilnya, Freeport menguasai gunung emas di Papua sampai sekarang. Rockefeller dan Rothschild adalah dua pendukung Zionis, bahkan Rothchild bisa disebut sbg ‘pendiri’ Israel. Karena itulah berbagai manuvernya di belakang layar (seperti penggulingan rezim) sangat berkaitan dengan pengerukan kekayaan alam dan kepentingan Israel. Penjelasan lengkapnya, nanti bisa baca di buku saya soal Syria (sedang dalam proses terbit).
Penjelasan lebih lanjut tentang uang dollar dan berdirinya Israel, bisa baca di sini.

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.